Langsung ke konten utama

MEMAHAMI ALLAH DAN CIPTAANYA MELALUI GEOGRAFI


BAGAIMANA CARA KITA MEMAHAMI ALLAH DAN CIPTAAN-NYA MELALUI GEOGRAFI?

 Dengan mempelajari geografi, kita bisa mengetahui berbagai ciptaan-Nya yang begitu luar biasa. Dengan belajar geografi, kita dapat mempelajari, mengetahui bahkan mengidentifikasi bagian-bagian bumi maupun yang disekitar bumi seperti, permukaan tanah, flora dan fauna, planet-planet sekitar bumi, dan sebagainya. Maka, dapat kita simpulkan, dengan belajar geografi kita dapat mengenal ciptaan Allah dan menambah wawasan mengenai ciptaan Allah tersebut serta memahami betapa hebatnya Allah dalam menciptakan dunia ini.

kita harus menjaga alam buatan Tuhan












Bagaimana geografi membantu kita menjadi seorang penatalayanan yang baik dari ciptaan Tuhan? 

Allah memberikan kita tanggung jawab untuk memelihara bumi ini. Sebagai penatalayanan, kita tidak boleh merusak ciptaan Allah, tetapi sebaliknya kita harus menjaganya, karena segala yang ada dibumi ini termasuk situasi, fenomena dan kejadian yang terjadi dibumi ini adalah rencana-Nya. Tugas seorang penatalayanan bukan hanya untuk melayani ciptaan Tuhan dimuka bumi namun untuk memelihara bumi dan seisinya untuk memuliakan Allah. Apa yang telah di berikan Allah adalah hadiah untuk kita, apa yang kita lakukan dengan anugerah itu adalah hadiah untuk Allah. Dengan memahami dan mempelajari Geografi, kita sudah bisa menjadi penatalayanan yang baik. Tuhan telah membiarkan kita untuk menjaga dan mengelola bumi ini sebagaimana seharusnya penatalayanan yang baik.




Seseorang sedang menanam bibit pohon untuk menambah penghijauan















Komentar

Postingan populer dari blog ini

EVOLUSI DAN PERKEMBANGAN BUMI

A.Teori Pembentukan Bumi pembetukan bumi menurut para ahli Kehidupan di bumi bermula antara 3,5 dan 4,0 milyar tahun silam. Bumi terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun silam, dan kemungkinan kehidupan baru dimulai beberapa ratus juta tahun kemudian. Para ilmuwan telah menemukan isotop karbon yang menunjukkan adanya aktivitas metabolisme organisme dalam batuan yang berumur 3,8 milyar tahun di Greenland. (Campbell, 2000). Alam semesta telah terbentuk melalui ledakan titik tunggal bervolume nol. Ledakan raksasa yang menandai permulaan alam semesta ini dinamakan ‘Big Bang‘, dan teorinya dikenal dengan nama tersebut. Perlu dikemukakan bahwa ‘volume nol‘ merupakan pernyataan teoritis yang digunakan untuk memudahkan pemahaman. Ilmu pengetahuan dapat mendefinisikan konsep ‘ketiadaan‘, yang berada di luar batas pemahaman manusia, hanya dengan menyatakannya sebagai ‘titik bervolume nol‘. Sebenarnya, ‘sebuah titik tak bervolume‘ berarti ‘ketiadaan‘. Demikianlah alam semesta muncul menjadi a...