Langsung ke konten utama

KESIMPULAN


KESIMPULAN

Dengan mempelajari geografi, kita bisa mengetahui berbagai ciptaan-Nya yang indah. Dengan itu belajar geografi, kita dapat mempelajari, mengetahui bahkan mengidentifikasi bagian-bagian bumi maupun yang disekitar bumi seperti, permukaan tanah, flora dan fauna, planet-planet sekitar bumi, dan sebagainya. Maka, dapat kita simpulkan, dengan belajar geografi kita dapat mengenal ciptaan Allah dan menambah wawasan mengenai ciptaan Allah tersebut serta memahami betapa hebatnya Allah dalam menciptakan dunia ini.



Ciptaan Tuhan yang sangat luar biasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FAKTA BUMI DIBANDINGKAN DENGAN PLANET LAIN

BUMI ITU UNIK -Bumi adalah planet bagian dalam terbesar dengan diameter 3.963 mil, diikuti oleh Venus dengan diameter 3.760 mil. Ketiga adalah Mars dengan diameter 2.110 mil, dan Merkurius keempat dengan diameter 1.516 mil. Bumi adalah planet terpadat, dengan Merkurius berada di tempat kedua. Rotasi bumi secara bertahap melambat. -Bumi memiliki medan magnet yang kuat. Fenomena ini disebabkan oleh inti besi-nikel planet ini, ditambah dengan perputarannya yang cepat. Bidang ini melindungi Bumi dari efek angin matahari. -Bumi adalah rapuh. Permukaannya dibagi menjadi lempeng (lempeng tektonik) yang mengapung di atas mantel berbatu – lapisan antara permukaan bumi, kerak, serta inti cair yang panas. Bagian dalam Bumi aktif gempa bumi, gunung berapi dan banguna gunung terjadi di sepanjang batas-batas lempeng tektonik. Sebagai hasil dari aktivitas geologi bumi (gunung berapi dan gempa bumi), permukaan bumi memiliki kawah jauh lebih sedikit daripada permukaan planet la...

EVOLUSI DAN PERKEMBANGAN BUMI

A.Teori Pembentukan Bumi pembetukan bumi menurut para ahli Kehidupan di bumi bermula antara 3,5 dan 4,0 milyar tahun silam. Bumi terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun silam, dan kemungkinan kehidupan baru dimulai beberapa ratus juta tahun kemudian. Para ilmuwan telah menemukan isotop karbon yang menunjukkan adanya aktivitas metabolisme organisme dalam batuan yang berumur 3,8 milyar tahun di Greenland. (Campbell, 2000). Alam semesta telah terbentuk melalui ledakan titik tunggal bervolume nol. Ledakan raksasa yang menandai permulaan alam semesta ini dinamakan ‘Big Bang‘, dan teorinya dikenal dengan nama tersebut. Perlu dikemukakan bahwa ‘volume nol‘ merupakan pernyataan teoritis yang digunakan untuk memudahkan pemahaman. Ilmu pengetahuan dapat mendefinisikan konsep ‘ketiadaan‘, yang berada di luar batas pemahaman manusia, hanya dengan menyatakannya sebagai ‘titik bervolume nol‘. Sebenarnya, ‘sebuah titik tak bervolume‘ berarti ‘ketiadaan‘. Demikianlah alam semesta muncul menjadi a...