Langsung ke konten utama

Pegertian Geografi

Konsep Yang Selalu Di Gunakan Di GEOGRAFI

Lokasi : letak suatu tempat.Dimana adanya ketertaitan suatu objek dalam muka bumi.Lokasi                Mempunyai 2 bagian yaitu Lokasi Absolut dan Lokasi Relatif
  -Lokasi Absolut adalah letak suatu daerah dilihat dari garis lintang dan garis bujur.
  -Lokasi Relatif adalah tempat yang dilihat dari daerah lainnya yang berada di sekitarnya.
Jarak : jauh-dekatnya beberapa tempat.Jarak terbagi 2 bagian yaitu Jarak Mutlak dan Jarak Relatif.
 -Jarak Mutlak adalah jarak geometrik yang dinyatakan dalam satuan panjang meter (M) dan
  kilometer (KM).
 -Jarak Relatif adalah jarak waktu yang diukur dengan satuan waktu (jam,hari,menit,detik,dll)
Keterjangkauan : kemudahan akses jarak tempuh / sarana dan prasarana yang tersedia.Contoh
  untuk menuju pulau Madura harus menggunakan kapal.Namun ketika sudah dibangun
  jembatan,kita bisa menuju menggunakan Mobil dan Motor.
Pola : bentuk/struktur/tatanan yang beraturan sebuah fenomena.Contoh pembagunan pemukiman
  penduduk di bangun memanjang mengkuti jalan raya.
Interaksi/interdependensi : relasi yang saling mempengaruhi antar suatu fenomena.Contoh daerah
  perdesaan menghasilkan pangan,dan di distribusikan di perkotaan.
Diferensiasi area : perbandingan antar 2 wilayah karena karakteristiknya yang unik
Keterkaitan ruang : hubungan sebab-akibat antar wilayah
Geomorfologi : bentuk permukaan bumi.Contoh Surabaya terletak di dataran rendah.
Aglomerasi : kecenderungan pengelompokan suatu gejala terkait aktivitas manusia.Contoh
  kawasan pemukiman dipisahkan dari daerah pemukiman.
Nilai kegunaan : nilai manfaat dari suatu fenomena.Contoh daerah yang mempunyai dataran tinggi 
  bisa dibangun pemukiman.


Prinsip Geografi

Prinsip distribusi (penyebaran)Terjadi akibat gejala-gejala geosofer yang di permukaan
  bumi.Contohnya penyebaran minyak
Prinsip interelasi (keterkaitan)Menyatakan bahwa terdapat hubungan antara gejala geografi yang satu
  dengan gejala geografi yang lain di muka bumi.
Prinsip deskripsi (penggambaran)Intinya memberikan penjelasan yang lebih mendalam
  tentang karakteristik yang spesifik pada gejala geografi (dimensi titik, garis, bidang, dan ruang).
Prinsip korologi (gabungan 3 prinsip diatas)


Prinsip interelasi (keterkaitan) digunakan untuk menganalisa hubungan antar suatu fenomena
  dalam suatu ruang.
Prinsip deskripsi (penggambaran) digunakan untuk memberikan penjelasan lebih lengkap secara
 data tentang sebuah fenomena geografi.
Prinsip korologi (penggabungan) digunakan untuk menganalisa sebuah fenomena dari ketiga
  prinsip yang lainnya.

PENDEKATAN KERUANGAN

Pendekatan keruangan (spasial)
Pendekatan kelingkungan (ekologi)
Pendekatan kompleks wilayah


Pendekatan Keruagan

Adalah pendekatan yang menekankan kepada analisis spasial dengan mempertanyakan pertanyaan
pertanyaan berikut:
1. apa persamaan antar ruang tersebut?
2. apa perbedaan antar ruang tersebut?
3. bagaimana penyebaran masalah pada ruang tersebut?


Pendekatan Linkungan(Ekologi)

Adalah pendekatan yang menekankan kepada analisis hubungan antar makhluk hidup dan
  lingkungannya didalam suatu ruang.


Pendekatan Kompleks Wilayah

Adalah pendekatan yang menggabungkan kedua analisis dari pendekatan sebelumnya ; keruangan 
  dan kelingkungan.















Komentar

Postingan populer dari blog ini

EVOLUSI DAN PERKEMBANGAN BUMI

A.Teori Pembentukan Bumi pembetukan bumi menurut para ahli Kehidupan di bumi bermula antara 3,5 dan 4,0 milyar tahun silam. Bumi terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun silam, dan kemungkinan kehidupan baru dimulai beberapa ratus juta tahun kemudian. Para ilmuwan telah menemukan isotop karbon yang menunjukkan adanya aktivitas metabolisme organisme dalam batuan yang berumur 3,8 milyar tahun di Greenland. (Campbell, 2000). Alam semesta telah terbentuk melalui ledakan titik tunggal bervolume nol. Ledakan raksasa yang menandai permulaan alam semesta ini dinamakan ‘Big Bang‘, dan teorinya dikenal dengan nama tersebut. Perlu dikemukakan bahwa ‘volume nol‘ merupakan pernyataan teoritis yang digunakan untuk memudahkan pemahaman. Ilmu pengetahuan dapat mendefinisikan konsep ‘ketiadaan‘, yang berada di luar batas pemahaman manusia, hanya dengan menyatakannya sebagai ‘titik bervolume nol‘. Sebenarnya, ‘sebuah titik tak bervolume‘ berarti ‘ketiadaan‘. Demikianlah alam semesta muncul menjadi a...